Jasa Pengecatan Epoxy

Epoxy Floor Coating 1000 - 2000 micron sesuai standard ISO 20326:2016

diposkan pada : 14-02-2018 07:26:34 Jasa Pengecatan Epoxy , Jasa pengecatan epoxy lantai , Jasa pengecatan epoxy Pabrik , EPOXY LANTAI , KONTRAKTOR EPOXY , PENGECATAN LANTAI RUMAH SAKIT  , harga epoxy, epoxy lantai ,  epoxy floor coating , epoxy primer , bonding epoxy , mortar epoxy

Masalah utama yang paling sering terjadi adalah masalah daya lekat yang bias disebabkan sebagai berikut :

  1. AIR : Kadar air dalam concrete adalah penyebab paling sering,dimana terdapat perbedaan kekeringan di area lantai concrete.
  2. Kelembaban : Kadar kelembaban udara tinggi dapat merusak lapisan film cat dan disarankan saat aplikasi kelembaban udara tidak boleh lebih 85 persen.
  3. Kapilerisasi uap Air  : Uap air dapat menyebabkan terjadinya blistering pada lapisan film terutama concrete baru yang proses pengeringannya tidak rata.
  4. AIR bubbles :  adalah gelembung udara dalam lapisan film epoxy yang timbul saat aplikasi tebal. Hal ini biasanya disebabkan oleh pengadukan saat pencampuran epoxy dan hardener terlalu cepat atau penggunaan roll dengan bulu panjang.
  5. Pinholes : pada lapisan film yang kering terbentuk lubang jarum yang disebabkan oleh terperangkapnya udara di lapisan film, proses pengeringan cat terlalu cepat seperti aplikasi di siang hari/di bawah terik matahari.
  6. Debu,kotoran dan garam :  Lapisan debu,kotoran dan garam akan mengganggu daya lekat cat dimana cat tidak menempel pada lantai tapi pada lapisan pengganggu tersebut.
  7. Minyak-oli-silicone :  Meski jumlahnya sedikit,  hal ini dapat menyebabkan terjadi “crater” yaitu pada lapisan film cat yang timbul lubang hingga Nampak substrat.  Pembersihan harus digunakan tiner/bahan kimia karena grinda atau water-jet tidak membantu.
  8. Porositas :  Lapisan film beberapa jenis cat cenderung mempunyai porositas cukup tinggi, dimana uap air, bahan kimia dapat masuk dan keluar ke dalam lapisan cat dan mengganggu daya lekat pada substrat.  untuk itu pemilihan jenis cat epoxy yang tepat sangatlah penting.
  9. Kerapuhan Film CAT :  Banyak film cat yang rusak karena tidak bias mengikuti pergerakan (mengembang dan menyusut)  substrat sehingga akan retak.  Retakan ini lambat laun akan melebar dan lapisan film akan kehilangan daya lekatnya.
  10. UV :  radiasi sinar UV dapat menyebabkan film rapuh.  cat epoxy cenderung akan berwarna lebih kuningdan “mengapur” karena ikatan polimer resin menjadi rapuh dan pecah bila terkena sinar UV.
  11. Fisheyes :  Pada lapisan film berbentuk lubang seperti mata ikan yang di sebabkan oleh persiapan permukaan kurang bersih dimana terdapat perbedaan tegangan permukaan antara cat dan lemak,silicon atau debu.
  12. Induction time :  “waktu tunggu” pada epoxy  dimana setelah tercampur antara epoxy dan hardener, campuran tersebut harus didiamkan beberapa saat (10 - 20 menit) sebelum digunakan. Bila tidak dilakukan  epoxy  bisa tidak keras  atau warnanya tidak bisa cerah.
  13. Perbedaan Warna :  bisa disebabkan oleh pengadukan tidak rata.  bila film cat lama berbeda dengan cat baru,itu karena karakter epoksi akan cenderung menguning, terutama bila diluar ruangan.
  14. Film Cat Tidak Kering : bila hanya bidang tertentu saja. Bisa di sebabkan proses pengadukan tidak rata. Bila semua bidang kering, bisa karena rasio campuran tidak sesuai aturan. Bila waktu kering lambat, perlu di perhatikan suhu ruang saat aplikasi (dingin).  Pada umumnya epoxy akan kering sempurna setelah beberapa hari.
Artikel lainnya »
Tag :

Artikel lainnya »